Asking and Giving Fact: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Asking and Giving Fact

parekampunginggris – Dalam berkomunikasi sehari-hari. Kita sering menyampaikan sesuatu yang memberikan bukti kebenaran terhadap opini yaitu fakta. Fakta berarti sesuatu yang sudah terjadi atau apa adanya. Fakta juga menjadi sesuatu yang dapat dibuktikan secara nyata. Lalu bagaimana cara menyampaikan fakta dalam bahasa Inggris? Artikel berikut akan menjelaskan cara asking and giving fact atau menanyakan serta memberikan fakta. Simak pembahasan lengkapnya.

Asking and Giving Fact itu apa sih?

Kamu masih bingung tentang apa itu asking and giving fact? Gampangnya, asking itu berati menanyakan dan giving berarti memberikan, sedangkan fact adalah fakta. Jadi dari sini kita sudah bisa mengetahui bahwa asking and giving fact artinya adalah menanyakan dan memberikan fakta.

Fakta merupakan yang benar-benar terjadi atau sudah terbukti kebenarannya. Fakta bisa berarti sebuah peristiwa atau data, yang digunakan sebagai bukti untuk membenarkan suatu pernytaan.

Lalu bagaimana cara menanyakan dan memberikan fakta dalam bahasa Inggris? Simak penjelasannya berikut.

Asking Fact

Asking fact atau menanyakan fakta sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pertanyaan bahasa Inggris lainnya. Dalam sebuah kalimatnya tanya kita mengenal dasar pertanyaan seperti siapa, dimana, kapan, bagaimana dan lainnya. Dasar pertanyaan ini yang kita kenal dengan 5W+1H dalam bahasa Inggris. Namun sebenarnya tidak hanya itu, masih ada dasar pertanyaan lainnya, lihat contoh di bawah:

Pertanyaan

Arti

Fungsi

Who Siapa Menanyakan nama atau seseorang (personal)
When Kapan Menanyakan waktu
Where Di mana Menanyakan tempat
Why Mengapa Menanyakan sebab akibat
What Apa Menanyakan sesuatu
How Bagaimana Menanyakan cara
How much Berapa Menanyakan jumlah yang tak bisa dihitung
How many Berapa Menanyakan Jumlah yang bisa dihitung
Is there Apakah ada Menanyakan keberadaan

Nah dari yang sudah di jelaskan di atas kamu sudah bisa menangkap penjelasannya kan. Lihat Contoh di bawah ini untuk lebih jelasnya.

  • Who is the current president of Indonesia?” (Siapa presiden Indonesia saat ini?)
  • When was the last time you went to the cinema?” (Kapan terakhir kali kamu pergi ke bioskop?)
  • Where will the concert be held?” (Di mana konser akan diadakan?)
  • Why did you choose that major in college?” (Mengapa kamu memilih jurusan itu di perguruan tinggi?)
  • What are your plans for this weekend?” (Apa rencanamu untuk akhir pekan ini?)
  • How do I get to the airport from here?” (Bagaimana cara menuju bandara dari sini?)
  • How much did you pay for the concert ticket?” (Berapa banyak uang yang kamu bayarkan untuk tiket konser itu?)
  • How many siblings do you have?” (Berapa banyak saudara kandung yang kamu miliki?)
  • Is there a late-night restaurant around here?” (Apakah ada restoran yang buka larut malam di sekitar sini?)

Giving Fact

Setelah memahami tentang asking fact sekarang saatnya kamu belajar ke giving fact. Giving fact adalah memberikan fakta. Mudahnya giving fact bisa menjadi jawaban atas pertanyaan tentang fakta di atas.

Dalam meberikan fakta kamu bisa menggunakan rumus Subject + to be yang disusul dengan jawaban atas pertanyaan yang diajukan kepadamu. Misalnya pertanyaan seperti “What is the tallest mountain in the world?” atau apa gunung tertinggi di dunia?, kamu bisa menjawabnya dengan “Mount Everest is the tallest mountain in the world.” Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia.

Sangat mudah bukan? Oke supaya lebih memahami kamu bisa lihat beberapa kata kunci di bawah ini untuk giving fact

I am…

Aku/saya…

She/he is…

Dia…

We/they are…

Kita/kami/mereka…

It is…

(nama benda/hewan)…

This/that is…

ini/itu adalah…

The fact is…

Faktanya….

In fact…

Fatanya…

The truth is…

Kebenarannya adalah…

Untuk lebih memahami giving fact lihat contoh di bawah ini:

  • I am a teacher. (Saya adalah seorang guru.)
  • “She is a doctor.” (Dia adalah seorang dokter.)
  • “We are going to the park.” (Kami sedang pergi ke taman.)
  • “It is raining outside.” (Sedang hujan di luar.)
  • “This is my favorite book.” (Ini adalah buku favorit saya.)
  • “The fact is that I cannot attend the meeting.” (Faktanya, saya tidak bisa menghadiri pertemuan.)
  • “In fact, he has never been to Europe.” (Sebenarnya, dia belum pernah ke Eropa.)
  • “The truth is that the project is behind schedule.” (Kebenarannya adalah proyek ini terlambat dari jadwal.)

Contoh Dialog Asking and Giving Fact

Lisa: “Hi, Mark! What did you do over the weekend?” (Hai, Mark! Apa yang kamu lakukan akhir pekan lalu?)

Mark: “Hi, Lisa! I went to the zoo with my family.” (Hai, Lisa! Saya pergi ke kebun binatang bersama keluarga saya.)

Lisa: “That sounds like fun! How many animals did you see?”
(Kedengarannya seru! Berapa banyak hewan yang kamu lihat?)

Mark: “We saw a lot of animals. I think we saw around 20 different species.”
(Kami melihat banyak hewan. Saya pikir kami melihat sekitar 20 spesies berbeda.)

Lisa: “Wow, that’s quite a variety! What was your favorite animal there?”
(Wah, itu banyak variasi! Hewan favoritmu di sana apa?)

Mark: “My favorite was the giraffe. They are so tall and graceful.”
(Hewan favorit saya adalah jerapah. Mereka sangat tinggi dan anggun.)

Lisa: “Did you learn any interesting facts about the animals during your visit?”
(Apakah kamu belajar fakta menarik tentang hewan-hewan tersebut selama kunjunganmu?)

Mark: “Yes, we did. For example, did you know that a group of flamingos is called a “flamboyance”?”
(Ya, kami belajar. Misalnya, tahukah kamu bahwa kelompok flamingo disebut “flamboyance”?)

Lisa: “I had no idea! Thanks for sharing, Mark. It sounds like you had a great time.”
(Saya tidak tahu! Terima kasih sudah berbagi, Mark. Sepertinya kamu menghabiskan waktu yang menyenangkan.)

Mark: “You’re welcome, Lisa. It was indeed a fantastic day at the zoo.”
(Tidak masalah, Lisa. Hari itu memang luar biasa di kebun binatang.)

Itulah penjelasan mengenai materi belajar bahasa Inggris asking and giving fact bagaimana? Apakah kamu sudah bisa menanyakan dan memberikan fakta dalam bahasa Inggris. Tidak jauh beda kan dengan bahasa Indonesia, hanya menggunakan bahasa Inggris saja dalam penyampaiannya. Tetap tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu agar semakin mahir ya . byee

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *