Pengertian Direct & Indirect Speech dalam Bahasa Inggris

Pengertian Direct & Indirect Speech

parekampunginggris.org – Dalam sebuah kalimat tertulis, kita sering mencantumkan sebuah percakapan dalam sebuah kalimat. Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Dalam Bahasa Inggris, tata bahasa seperti ini juga ada loh yang dikenal dengan Direct & Indirect Speech. Apakah aturan penulisannya sama dengan bahasa Indonesia. Tentunya tidak, kali ini kita akan membahas Pengertian Direct dan Indirect Speech, simak penjelasannya berikut ini:

Pengertian Direct dan Indirect Speech

Pengertian Direct dan indirect Speech

Mari terlebih dahulu kita ketahui difinisinya di bawah ini:

Direct speech adalah kalimat langsung, yaitu kalimat atau ujaran yang dikutip secara langsung dari pembicaranya. Direct Speech ini dikutip tanpa merubah apapun, dengan demikian direct speech ditulis apa adanya tanpa merubah, menambah, atau menurangi sebuah kata. Penulisan direct speech juga dilakukan dengan menambahkan tanda kutip “………” diantara kutipannya.  Direct speech juga dikenal dengan quoted speech.

Contoh:

  • She said, “I’m going to the store.” (Dia berkata, “Saya akan pergi ke toko.”)
  • They asked, “Have you seen the movie yet?” (Mereka bertanya, “Apakah kamu sudah menonton film itu?”)
  • “I think we should go to the beach tomorrow,” suggested Tom. ((“Saya pikir kita seharusnya pergi ke pantai besok,” saran Tom.)

Indirect speech adalah kalimat tidak langsung. Yaitu kalimat atau ujaran yang dinyatakan kembali oleh pembicara lain dengan mengubah sudut pandangnya. Berbeda dengan direct speech, kalimat ini diubah dengan cara memberikan tanda kutip dan menambahkan konjungsi sesuai bentuk kalimatnya.

Contoh:

  • “He asked if I had seen the movie yet.” (Dia bertanya apakah saya sudah menonton film itu.)
  • “He apologized sincerely for what he had said.” ((Dia meminta maaf dengan tulus atas apa yang telah dia katakan.)
  • “Tom promised that he would help me with my homework.” (Tom berjanji bahwa dia akan membantu saya dengan PR saya.)

Konjungsi yang digunakan kamu untuk indirect speech adalah:

Konteks

Konjungsi

Contoh

Pernyataan

That

“She said that she had already finished her homework.”

Pertanyaan (Yes/no question)

if/whether

“She asked if I was coming to the party.”

Pertanyaan (WH Question)

who, whom, what, why, when, where, how

“He asked where I had found that book.”

Perintah

to verb 1

“She asked me to help her with that.”

Larangan

not to verb 1

“He told us not to touch the paintings.”

 

Pengertian Direct dan Indirect Speech

Penggunaan

Dalam penggunaannya, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, diantaranya adalah:

Perubahan Tenses

Dalam indirect speech, tenses dapat berubah tergantung pada tense dari kalimat pertama dalam direct speech. Berikut adalah panduan umumnya:

Present Tense: Tidak ada perubahan pada tense jika kalimat pertama dalam direct speech menggunakan present tense.

Contoh:

    • Direct: She says, “She is ill.”
    • Indirect: She says that she is ill.

Past Tense: Jika kalimat pertama dalam direct speech menggunakan past tense, maka tense-nya akan bergeser ke tense yang setara dalam bentuk masa lalu di indirect speech.

Contoh:

    • Direct: She said, “She was ill.”
    • Indirect: She said that she was ill.

Future Tense: Jika kalimat pertama dalam direct speech menggunakan future tense, maka tense-nya akan bergeser ke bentuk future-in-the-past di indirect speech.

Contoh:

    • Direct: She will say, “She will be ill.”
    • Indirect: She will say that she will be ill.

Pergantian Waktu

Hari, bulan, tahun dan tempat mungkin mengalami perubahan tergantung pada konteks dan kebutuhan komunikasi.

Contoh:

  • Direct: She said, “I will visit Paris next year.”
  • Indirect: She said that she would visit Paris the following year.

Kalimat Perintah dan Larangan

Kalimat perintah dapat berubah menjadi kalimat permintaan atau saran di indirect speech.

Contoh:

  • Direct: He said, “Please close the door.”
  • Indirect: He requested that we close the door.

Kalimat larangan dapat diringankan atau diubah menjadi saran di indirect speech.

Contoh:

  • Direct: She said, “Don’t be late.”
  • Indirect: She advised us not to be late.

Pronomina dan Penyesuaian Orang

Pronomina orang, kata ganti dan kata penunjuk mungkin perlu disesuaikan dengan konteks atau subjek kalimat.

Contoh:

  • Direct: He said, “I will do it.”
  • Indirect: He said that he would do it.

Kata ganti orang pertama mungkin berubah tergantung pada pembicara.

Contoh:

  • Direct: She said, “I am going.”
  • Indirect: She said that she was going.

Kata ganti orang kedua dan ketiga mungkin perlu disesuaikan dengan subjek kalimat.

Contoh:

  • Direct: John said, “You have the keys.”
  • Indirect: John said that I had the keys.

Pengertian Direct dan Indirect Speech

Nah itulah tadi penjelasan mengenai direct dan indirect speech. Bagaimana apakah kamu sudah paham bedanya. Dan apakah kamu sudah bisa menggunakannya? Oba kamu praktekkan apa yang sudah kamu pelajari atau identifikasi kalimat yang termasuk pada penjelasan di atas. Selamat belajar.

1 thought on “Pengertian Direct & Indirect Speech dalam Bahasa Inggris”

  1. Pingback: Asking and Giving Fact: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *